Starbucks Tak Bakal Gunakan Kembali Sedotan Plastik

Betewe.com – Senin lalu (9/7/2018), Starbucks mengumumkan bahwa perusahaan mereka tidak akan menggunakan sedotan plastik di 28 ribu kedainya di seluruh dunia.

“Starbucks hari ini mengumumkan tak lagi menggunakan sedotan plastik di lebih dari 28 ribu kedai di seluruh dunia pada tahun 2020,” dikutip Tribunjogja.com dari laman resmi Starbucks.com, Rabu (11/7/2018).

Menurut penjelasannya, keputusan ini akan mengurangi penggunaan sedotan yang mencapai lebih dari satu miliar batang sedotan per tahun.

Sebagai gantinya, perusahaan ini menunjuk seorang desainer dari departemen Global Research and Development, Emily Alexander.

Begini Desain Cup Tanpa Sedotan Besutan Starbucks

Kuliner-Starbucks-Tak-Bakal-Gunakan-Kembali-Sedotan-Plastik-Betewe-com_1

Emily dan timnya mengembangkan tutup cangkir yang didesain sedemikian rupa untuk memudahkan pelanggan minum, tanpa pakai sedotan.

Baca Juga:  Victor Nunes: Hanya Menggunakan Benda di Sekitarnya Bisa Menghasilkan Karya Seni yang Luar Biasa

Tutup didesain memiliki lubang, agar pelanggan bisa minum lewat tutup cangkir.

Desain ini berlaku untuk minuman-minuman dingin Starbucks, kecuali Frappucino.

Khusus Frappucino Masih Menggunakan Sedotan, Tapi Bukan Dari Plastik

Kuliner-Starbucks-Tak-Bakal-Gunakan-Kembali-Sedotan-Plastik-Betewe-com_2

Frappucino masih akan memakai sedotan, namun bukan dari bahan plastik.

Sedotan ini dibuat dari kertas atau plastik kompos PLA, yang terbuat dari bahan daur ulang.

Gerai Starbucks di Seattle (Amerika Serikat) dan Vancouver (Kanada) dipilih menjadi lokasi debut tutup baru ini.

Starbucks berencana akan terus mengembangkan inovasi ini ke seluruh gerai mereka secara bertahap.

Komentar

Mungkin Anda Menyukai