Index Sustainability Pariwisata Indonesia Peringkat 131 Dari 134 Negara, Menteri Pariwisata Langsung Perintahkan Ini

Betewe.com – Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya mengatakan deregulasi harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Hal ini beliau sampaikan saat melakukan jumpa pers ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kementerian Pariwisata, Kamis (19/07).

ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Award) 2018, berdasarkan penjelasan Arief, menjadi ajang untuk memberikan penghargaan sekaligus mengukur implementasi pariwisata berkelanjutan dalam pengelolaan destinasi wisata di Indonesia.

Environmental Sustainability Indonesia Peringkat 131 dari 134 Negara

“Saya setuju regulasinya harus ketat dari awal dan harus merata. Regulasinya harus berskala nasional,” beber Arief.

Dia juga mengabarkan bahwa environmental sustainability Indonesia saat ini masih rendah yakni peringkat 131 dari 134 negara. Peringkat tersebut diambil dari riset yang dilakukan oleh Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF).

Baca Juga:  Demi Target Devisa 1 Milyar Dolar, Pemerintah Langsung Ajukan Ijin 2 Geopark Baru Ke UNESCO

Traveling-Index-Sustainability-Pariwisata-Indonesia-Peringkat-131-Dari-134-Negara-Menteri-Pariwisata-Langsung-Perintahkan-Ini-betewe-com_1

“Untuk mencapai target di ranking 30 dunia tahun depan, kita harus memperbaiki pilar Cara yang paling tepat adalah melakukan deregulasi di bidang yang terkait dengan environmental sustainability tersebut,” pungkas Arief.

Komentar

Mungkin Anda Menyukai